Bagaimana Melindungi Diri dari Margin Call | Belajar Dasar Forex

Bagaimana Melindungi Diri dari Margin Call?

Pasar Forex tidak akan sebesar dan sekuat seperti sekarang ini jika tidak karena mengikuti konsep margin. Meskipun pasar Forex telah ada selama beberapa dekade, dulu hanya dapat diakses oleh individu-individu dengan kekayaan tinggi. Dengan adanya konsep Margin memungkinkan trader dengan modal kecil pun bisa untuk melakukan trading bernilai tinggi.

Bagaimana Margin Bekerja

Misalnya, pasangan mata uang diperdagangkan dalam lot sebanyak 100.000 unit, jadi, Anda memerlukan setidaknya $100.000 untuk memperdagangkan mata uang seperti USD/JPY. Namun, dengan margin, trader yang sama dapat melakukan trading yang sama dengan hanya $1.000. Ini karena margin memungkinkan Anda untuk berdagang dengan dana modal broker setelah melakukan setoran awal.
Dalam contoh di atas, $1.000 yang Anda gunakan sebagai margin memberi Anda akses ke sisa modal yang diperlukan untuk melakukan trading.

Di sisi lain, margin dapat memiliki penurunan tajam karena kerugiannya juga sangat besar dan dapat menghapus seluruh modal akun. Namun, sebelum saldo akun terhapus, broker akan melakukan margin call. Namun jenis margin call ini bukan berarti panggilan telepon seperti zaman dulu, sekarang biasanya berupa email.

Margin call dibuat untuk meminta deposit ke akun Anda sehingga tingkat persyaratan margin terpenuhi. Jika Anda tidak melakukan setoran tepat waktu dan saldo akun terus turun karena trading yang hilang, broker secara otomatis menutup semua trading Anda. Pada saat ini, saldo akun biasanya sangat terdepresiasi atau bahkan sampai saldo negatif.

Bagaimana Melindungi Diri dari Margin Call

Bagaimana Cara Menghindari Margin Call

Sebagian besar trader dalam karir trading mereka, mungkin saja akan menghadapi margin call di akun forex mereka. Untuk membantu menghindari jatuh ke dalam situasi yang sama, berikut adalah beberapa tips menghindari Margin call:

Baca Juga:  Tips Menggunakan Indikator Forex

Selalu gunakan Stop Loss
Jesse Livermore, salah satu trader yang paling sukses, mengatakan bahwa Anda harusnya berharap kemenangan trading Anda menghasilkan lebih banyak keuntungan dan seharusnya takut bahwa kerugian dan kekalahan trading Anda akan membuat lebih banyak kerugian.
Namun kebanyakan trader melakukan yang sebaliknya, mereka berharap bahwa kesalahan posisi tradingnya akan berubah menjadi profit sesuai yang mereka inginkan. Tapi akhirnya yang terjadi malah kekalahan akibat salah posisi tersebut makin menjadi besar, dan pada akhirnya margin call.
Stop loss akan memastikan Anda memotong kerugian Anda sedini mungkin dan menghindari kemungkinan margin call.

Trading lot kecil
Risiko besar berpotensi menghasilkan keuntungan besar, tapi juga ada potensi kerugian besar di sisi lain. Anda harus selalu berusaha untuk menjaga ukuran lot kecil Anda sehingga Anda tidak menderita kerugian besar. Godaan terbesar bagi trader forex adalah agar dapat menghasilkan untung besar dari beberapa kali open posisi saja, tetapi ini adalah jalan yang berisiko.
Satu trading buruk dengan kerugian signifikan dapat melebihi keuntungan yang Anda hasilkan dari semua trading Anda sebelumnya, jadi selalu ingat pentingnya mengelola manajemen risiko dengan benar.

Pilih leverage yang lebih rendah
Semakin tinggi leverage yang digunakan, semakin besar potensi keuntungan atau kerugian. Saat ini ada beberapa broker yang menawarkan leverage 1000:1, yang bisa menarik tetapi sangat berisiko. CFTC mencatat bahaya ini dan menetapkan batas untuk leverage pada 50:1, tetapi regulator Forex lainnya tidak memiliki regulasi yang sama.
Akan selalu lebih aman untuk beroperasi di bawah leverage yang kecil untuk menghindari margin call, meskipun keuntungannya mungkin tidak besar. Baca juga Awas: Makin Tinggi Leverage, Makin Besar Resiko!

Apa yang Anda Lakukan Saat Mendapat Margin Call?

Margin call dimaksudkan untuk membuat Anda mendepositkan lebih banyak dana ke akun forex Anda agar trading anda tidak terhenti, tetapi sebenarnya ini sangat tidak direkomendasikan. Fakta bahwa Anda mendapat margin call itu berarti bahwa posisi trading tidak menjadi lebih baik. Dan dengan melakukan deposit kembali itu berarti Anda berharap tren akan berbalik.

Baca Juga:  Strategi Trading Volatilitas Minyak Mentah

Jika Anda melakukan deposit tambahan, trading akan terus memburuk, dan Anda akan mendapatkan margin call lagi, atau akan memakan waktu yang sangat lama sebelum Anda dapat mencapai titik impas. Karena itu, yang terbaik adalah menggunakan deposit yang ada untuk digunakan pada transaksi berikutnya di akun baru dan mengelolanya dengan lebih bijak.

Dapatkan Update BELAJAR FOREX melalui Email:

Dasarforex Reader

Leave a Reply

Belajar Dasar Forex