Apakah Investasi Trading di MIA-FINTECHFX Aman? | Belajar Dasar Forex

Apakah Investasi Trading di MIA-FINTECHFX Aman?

Beberapa bulan belakangan ini di masyarakat kami sering menemukan penawaran investasi berbasis forex dengan nama MIA-FINTECHFX. Sehingga memancing rasa penasaran kami untuk mencari tahu seputar MIA-FINTECHFX ini.
Dari informasi yang kami dapatkan, MIA-FINTECHFX adalah sebuah program investasi dengan penawaran imbal hasil sekitar 8% – 15% per bulan dengan modal minimal Rp. 15 juta-an.
MIA-FINTECHFX ini sudah berjalan sekitar 2 tahunan dan sampai sekarang masih berpromosi untuk mencari klien baru walaupun sudah pernah masuk dalam list perusahaan investasi bodong versi OJK (Otoritas Jasa Keuangan).

Apakah Fintechfx Aman?

MIA-FINTECHFX menggunakan istilah trend forex trading terkini yaitu Copy Trade dari seorang trader yang konon selalu profit bernama James Harrison, entah ini nama samaran atau tidak karna profil orangnya tidak pernah terekspose di media online/offline. Dari hasil screenshot trading James Harrison yang tersebar di dunia internet kami melihat ada banyak transaksi Forex dan Gold. Hal ini agak membingungkan karena FINTECHFX terdaftar hanya sebagai perusahaan yang bergerak di bidang saham, bukan forex. (Penjelasan ada di bawah di bagian Regulasi dan Legalitas).

Ada beberapa informasi yang kami temukan agak janggal seputar MIA-FINTECHFX ini dari kacamata kami sebagai trader forex yang sudah lama berkecimpung di dunia trading forex.

1. Regulasi dan legalitas MIA-FINTECHFX.
Dari informasi yang kami dapatkan, FINTECHFX adalah nama dari broker forex yang diklaim sebagai tempat transaksi forex dan MIA adalah semacam IB (Introducing Broker) yang akan membantu para calon klien dari Indonesia yang ingin ikut trading di broker FINTECHFX tersebut.

FINTECHFX sendiri adalah benar terdaftar berlisensi di web regulator ASIC Australia dan NFA USA dengan nama MY GROUP FINTECH CO PTY LTD. Walaupun pada saat pengecekan kami liat statusnya belum Approved, baru proses pendaftaran. Namun perusahaan tersebut disana tercatat sebagai perusahaan jasa keuangan, bukan futures trading seperti trading Forex dan Gold. Anda bisa membaca sendiri lingkup perizinan yang diberikan oleh ASIC Australia untuk MY GROUP FINTECH CO PTY LTD, download PDF nya disini.Regulasi FINTECHFX di ASIC Australia
Ini agak kontradiktif dengan profil “James Harrison” yang screenshot trading nya di Forex dan Gold.

Baca Juga:  Memilih Pasangan Mata uang Forex Terbaik Untuk Ditradingkan

Di salah satu forum, ada yang sempat berkilah bahwa FINTECHFX adalah broker STP (Straight Through Processing) sehingga tidak perlu izin. Padahal semua broker forex baik itu STP atau tidak, tetap harus punya izin untuk itu.

Bahkan silahkan anda lihat respons email dari salah satu member yang bertanya lansung ke NFA untuk konfirmasi tentang status FintechFX, jawabannya cukup mencengangkan:

Status FINTECHFX

2. FINTECHFX tertulis sebagai perusahaan yang beralamat di Australia, namun yang menjadi janggal adalah dari hasil pengecekan di webtool ALEXA kami temukan bahwa pengunjung terbesar website mereka ini adalah justru dari negara-negara lain. 56% pengunjung webnya dari indonesia, 23.5% dari Singapore, 19.1% dari Malaysia. Apakah di Australia mereka tidak ada pengunjung?

Hal ini sama seperti perusahaan futures Indonesia, sebut contoh Monex, Askap, Valburry namun klien Indonesianya tidak ada? Ini agak janggal bagi kami.

3. Bagaimana dengan screenshot hasil trading MIA-FINTECHFX yang selalu profit terus?
Betul sekali, jika anda lihat di Myfxbook James Harrison anda bisa liat performa tradingnya selalu profit. Anda bisa lihat Growth Profit cukup tinggi dengan Drawdown kecil sekali.
Namun jika anda perhatikan broker yang dipergunakannya, menggunakan broker FINTECHFX. Dan itu adalah brokernya sendiri.

Artinya kemungkinan manipulatif terbuka luas. Bahkan di broker forex teregulasi pun ada yang dinamakan Dealing Room dimana banyak broker forex “mengalahkan” tradernya sendiri dengan fasilitas Dealing Room ini. Anda bisa membaca artikel lama Pengakuan seorang Mantan Dealer/ Trader di Bank untuk bisa mengetahui bagaimana cara kerja Dealing Room ini.

Kembali ke Myfxbook James Harrison, potensi manipulasi tick chart dan posisi sangat besar karna menggunakan brokernya sendiri. Ada banyak teknik yang bisa dipakai seperti menahan pergerakan chart, lagging technique, mengubah harga, pending order dll. Yang intinya bisa membuat kondisi trading James Harrison tersebut selalu kelihatan profit.

Baca Juga:  Bagaimana Memprediksi Pergerakan Harga Emas?

4. Konsep Copytrade yang ditawarkan ke klien MIA-FINTECHFX agak berbeda dengan konsep Copytrade pada umumnya karna konsepnya ternyata menyerupai konsep PAMM. Dimana dana klien dikumpul di akun seorang trader untuk kemudian ditradingkan oleh si trader tersebut.
Entah kenapa pihak MIA-FINTECHFX menyebutkan konsep investasi mereka menggunaan CopyTrade.

Sebenarnya ada banyak hal yang bisa kami ulas dari program investasi MIA-FINTECHFX ini berdasarkan pengalaman kami bergerak di dunia forex trading. Baik dari sisi money laundry, gaya trading, pola marketing dan lain-lain.
Namun karna keterbatasan waktu mungkin cukup 4 poin diatas mungkin bisa membantu anda menemukan jawaban jika ingin berinvestasi di MIA-FINTECHFX.
Selalu ingat, “High Risk, High Gain.” Jangan pernah gunakan uang dapur anda untuk program investasi.

Semoga anda beruntung !

Incoming search terms:

  • asic respon my group fintech
  • fintechfx mia
  • forex mia
  • investasi MIA
  • kasus robot mia
  • mia fintech tidak bisa dibuka
  • mia fintheck

Dapatkan Update BELAJAR FOREX melalui Email:

Dasarforex Reader

Leave a Reply

Belajar Dasar Forex