Bagaimana Cara Mengidentifikasi Kondisi Market Forex

Mengidentifikasi Kondisi Market Forex

Tidak setiap strategi trading forex cocok untuk setiap kondisi market. Trader forex perlu mengetahui keadaan pasar saat ini, untuk menentukan strategi mana yang akan mencapai hasil trading terbaik. Misalnya, Fibo retracements dan trendline sangat berguna di pasar yang sedang tren, tetapi di pasar yang beragam akan lebih sesuai dengan pivot point atau level support dan resistance. Itulah alasan mengapa sangat penting untuk mengetahui negara tempat market forex berada:

  1. Tren naik atau turun
  2. Market Beragam
Tren Market

Pasar sedang tren jika harga membuat harga tertinggi berturut-turut lebih tinggi dan terendah lebih tinggi untuk uptrend, atau terendah lebih rendah dan terendah lebih rendah untuk downtrend. Anda cukup menggambar garis tren untuk menentukan apakah pasar sedang naik atau turun. Grafik berikut menunjukkan tren pasar naik, membuat posisi terendah lebih tinggi.

Indikator ADX dapat digunakan untuk menentukan apakah pasar sedang tren atau baru mulai. Indikator ini memiliki nilai di atas 25 jika pasar sedang tren, dan di bawah 25 jika pasar mulai. Bagan berikut menunjukkan indikator ADX dengan nilai di atas 25 (hijau) dan nilai di bawah 25 (biru). Anda dapat menggunakan indikator ini sebagai konfirmasi bahwa tren telah dimulai.

Range-Bound Markets

Pasar kisaran terbatas (Range-Bound Markets), seperti namanya, adalah lingkungan pasar di mana harga diperdagangkan secara horisontal atau menyamping. Harga tetap di dalam kisaran harga yang lebih tinggi dan harga yang lebih rendah, di mana harga yang lebih tinggi bertindak sebagai resistance, dan harga yang lebih rendah sebagai dukungan. Bagan berikut menunjukkan Pasar kisaran terbatas.

Sama seperti dengan tren pasar, kita dapat menggunakan indikator Average Directional Movement Index (ADX) untuk mengidentifikasi kondisi pasar yang bervariasi. Ingat, nilai ADX di atas 25 menunjukkan pasar yang sedang tren, sementara nilai di bawah 25 menunjukkan pasar yang bervariasi. Bagan berikut menunjukkan cara menggunakan indikator ADX untuk melihat pasar kisaran terbatas.
(Baca juga Cara Membaca Indikator Average Directional Index Movement (ADX) )

Nilai ADX di bawah 25 ditandai dengan segi empat biru, dan menunjukkan bahwa pasar tidak cukup tren untuk mendorong nilai indikator di atas 25. Ini mendefinisikan kondisi pasar yang bervariasi. Di sisi lain, persegi panjang hijau di mana ADX di atas 25 menunjukkan pasar yang sedang tren (membuat ketinggian lebih tinggi atau terendah lebih rendah).

Retracements vs Reversals – Apa Perbedaannya dan Bagaimana Mengidentifikasi Mereka?

Penggantian (Retracements) dan pembalikan (Reversals) sering bisa terlihat sama untuk trader yang baru mengenal forex, itu sebabnya penting untuk mengetahui perbedaan di antara mereka.

Sebuah retracement hanyalah sebuah pergerakan harga yang berumur pendek yang bertentangan dengan tren yang mapan. Retracements sering membentuk higher lows selama uptrends (dan lower highs selama downtrends), mengkonfirmasi bahwa tren keseluruhan masih utuh. Mereka juga dapat terbentuk setelah pergerakan harga besar, tetapi dasar-dasar yang mendasar dari pasangan mata uang tidak berubah, mendorong harga kembali ke arah tren. Retracements biasanya diukur dengan alat fibonacci retracement, yang telah dibahas dalam artikel sebelumnya.

Pembalikan, di sisi lain, dapat terjadi kapan saja dengan dasar-dasar mendasar dari pasangan mata uang berubah. Setelah pembalikan, tren baru menetapkan yang membuat higher highs dalam uptrend, atau lower lows dalam tren turun.

Mari kita lihat gambar selanjutnya untuk melihat bagaimana retracements dan pembalikan terlihat di pasar.

Bagian kiri grafik menunjukkan tren turun, dengan retracements ditandai dengan persegi panjang hijau. Mereka melawan tren untuk waktu yang singkat, dan membuat yang lebih rendah sebelum akhirnya kembali ke arah tren menurun secara keseluruhan. Semakin rendah dan terendah lebih rendah menunjukkan bahwa tren turun masih utuh.

Akhirnya, harga membentuk tinggi yang lebih tinggi (panah merah di tengah grafik), menandakan bahwa pembalikan ke uptrend mungkin berada di depan. Setelah itu, harga membentuk tertinggi lebih tinggi dan sesekali kembali ke posisi terendah yang lebih tinggi, mengkonfirmasi bahwa uptrend baru masih utuh.

Bagaimana Mengantisipasi Reversals?

Seperti yang sudah Anda ketahui, pembalikan (reversals) dapat terjadi kapan saja ketika makroekonomi mendasar dari pasangan mata uang berubah. Jadi, jika Anda memiliki posisi terbuka, Anda perlu dipersiapkan setiap saat untuk pembalikan dan mengunci pips yang Anda dapatkan dengan susah payah. Stop-loss bersifat wajib dalam setiap strategi perdagangan, dan Anda bahkan dapat menggunakan trailing stop untuk mencegah keluar terlalu dini, tetapi tetap aman jika pembalikan terjadi.

Trailing berhenti cukup mengikuti harga saat ini, dan secara otomatis menyesuaikan stop-loss menjadi sejumlah pips tertentu dari harga saat ini. Jadi jika Anda berada dalam posisi menang, trailing stop akan secara otomatis menyesuaikan untuk mengunci profit Anda jika terjadi pembalikan.

Dapatkan Update BELAJAR FOREX melalui Email:

Dasarforex Reader

Leave a Reply

Belajar Dasar Forex